Pelatihan Usaha bagi Masyarakat Miskin di Indramayu

Tingginya tingkat kemiskinan dai Kabupaten Indramayu menjadi keprihatinan tersendiri bagi Yance Irianto, Bupati Indramayu saat itu, menghadapi fenomena kemiskinan yang seolah telah membudaya di masyarakatnya ditambah pola hidup masyarakat yang cenderung konsumtif merupakan beban yang harus diselesaikan oleh beliau, jika di runut, benar adanya keterkaitan antara pola hidup konsumtif masyarakat Indramayu dengan kemiskinan yang mendera Indramayu, ditambahlagi budaya kemiskinan yang dianggap oleh sebagian warganya sudah merupakan suatu kebiasaan.

Ini menjadi PR besar bagi Yance Irianto pada saat beliau memimpin, mengubah paradigma Indramayu sebagai daerah yang termiskin jelas tugas berat bagi beliau, tetapi karena kepedulian dan perhatiannya kepada rakyat khususnya kepada rakyat miskin, dengan berbagai cara beliau tetap berusaha untuk melakukan berbagai pendekatan untuk merubah kultur tersebut serta meningkatkan produktivitas masyarakat miskin melalui berbagai program pemberdayaan.

Salah satu contoh program yang digencarkan beliau adalah pelatihan dan ketrampilan berusaha bagi keluarga miskin. Pelatihan dan bantuan kepada usaha ekonomi produktif (UEP) pada 2008 dilaksanakan di Desa Leuwigesik, Kecamatan Krangkeng, Desa Cibereng, Kecamatan Terisi, dan Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana.

Pelatihan masyarakat kemiskinan juga ditujukan kepada Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) dalam bentuk KUBE (Kelompok Usaha Bersama) melalui usaha ekonomi produktif. Pelaksanaan pelatihan dan bimbingan dilaksanakan di Desa Winakarya Kecamatan Haurgeulis; Desa Karangtumaritis Kecamatan Haurgeulis; dan Desa Kedungwungu Kecamatan Anjatan.

Tak hanya itu Yance juga menyalurkan dana pendampingan Kredit Dakabalarea bekerjasama dengan PT. Bank Jabar Indramayu dengan sasaran kelompok usaha calon penerima kredit pada tahun 2007. Dakabalarea ini menjangkau 30 kelompok usaha dengan anggota 286 orang dengan total anggaran Rp 372.500.000. Dimana masing masing kelompok bisa mendapatkan kredit modal usaha sebesar 5 juta rupiah s/d 20 juta rupiah.

Dari berbagai pelatihan usaha dan pemberian dana kredit tersebut diharapkan mampu menunjang keberlangsung usaha kelompok masyarakat miskin yang tersebar di Indramayu hingga mampu meningkatkan taraf hidup dan perekonomian keluarga mereka sehigga kedepannya mereka diharapkan terbebas dari belenggu kemiskinan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: