Kewajiban MDA anak Indramayu

Satu lagi kewajiban belajar yang dicanangkan oleh Yance Irianto Bupati Indramayu 2000-2010, setelah sukses dengan Wajar 9 dan 12 Tahun Yance menambahkannya dengan Wajib Belajar MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah). Tujuan dari pendidikan MDA ini adalah untuk membentuk generasi Indramayu yang memiliki pengetahuan dan dasar agama yang kuat, berbudi pekerti, berakhlakul karimah, dan juga bermoral baik. Langkah ini dilakukan Yance sebagai investasi moral yang akan dipetik pada masa yang akan datang, berupa manusia Indramayu yang berakhlakul karimah.

Gagasan untuk MDA ini juga diperkuat dengan terbitnya Perda No 2 tahun 2003 tentang wajib belajar madrasah diniyah akan membangun generasi masa depan yang mempunyai pemikiran cerah dalam sisi spiritual. MDA wajib di ikuti oleh anak-anak usia SD sebagai syarat untuk menempuh pendidikan setelah SD, jadi boleh dibilang tanpa ijazah MDA mustahil siswa SD Indramayu bisa amelanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Beruntung masyarakat merespon Perda tersebut secara positif. Hal ini tercermin dari antusias masyarakat untuk mendirikan MDA secara swadaya. Begitu besarnya antusias masyarakat, dalam waktu singkat diseluruh dusun maupun desa di Indramayu sekarang ada MDA. Bila pada tahun 2000 di Indramayu terdapat 375 MDA, maka pada tahun 2007 meningkat menjadi 826 MDA. Begitu juga dengan guru MDA, bila pada tahun 2000 terdapat 1.892 guru, pada tahun 2007 meningkat menjadi 4.324 guru. Jumlah tersebut tentu semakin meningkat pada tahun 2010.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: