Daerah Rawan Rob di Pesisir Indramayu

Sebagai daerah pantai dan memiliki banyak desa yang terletak di Pesisir Utara Indramayu, sangat rentan terhadap bencana gelombang air pasang, setidaknya ada 14 kecamatan yang rawan berhadap mencana rob ini seperti Krangkeng, Karangampel, Juntunyuat, Balongan, Indramayu, Sindang, Pasekan, Cantingi, Arahan, Lobener, Losarang, Kandanghaur, Patrol dan Sukra.

Seperti pada pertengahan Februari 2009, ketika gelombang pasang mencapai 3 m, pemukiman di Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur diterjang gelombang air laut, hingga rumah warga banyak yang terendam air antara 40-60 cm. Sampah dan lumpur laut tanpa permisi masuk ke perkampungan warga.

Realitasnya memang gelombang pasang yang menjadi momok penduduk pesisir, Yance Irianto selaku Bupati Indramayu saat itu memelopori Program Peningkatan Mitigasi Bencana Alam Laut dan Prakiraan Iklim Laut, dengan membangun Talud/Break Water penahan abrasi pantai. Program ini memang dilaksanakan secara selektif, mengingat anggaran yang tersedia terbatas, sementara kebutuhan anggaran yang diperlukan besar.

beberapa program pembangunan yang telah dijalankan antara lain pembangunan pemecah ombak (break water) yang tersebar di Desa Dadap sepanjang 717,6 m2, Desa Limbangan 617 m2, Desa Eretan Wetan 422 m2 dan desa Eretan Kulon 553,5 m2 telah menghabiskan anggaran senilai Rp. 6.7 milliar dan mengalokasikan anggaran Rp. 10,86 miliar, dengan sasaran daerah pemukiman dan daerah pertambakan yang terkena abrasi pantai. Pembangunan Talaud ini dilaksanakan untuk melanjutkan Talud di Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat dan Desa Balongan Kecamatan Balongan. Pembangunan Talaud ini sangat menolong bagi upaya mempertahankan lingkungan pesisir yang kondisinya sudah parah.

Masih banyak yang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk membangun Break Water. Namun secara bertahap, tiap tahun Yance mengalokasikan anggaran untuk membangun pemecah gelombang di bibir pantai. Ini pekerjaan besar yang tentu saja tak boleh berhenti, karena ini menyangkut ketenangan dan ketentraman penduduk pesisir pantai di Indramayu.

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: