Mahasiswa ITB Publikasikan Budaya Sunda

RETNO HERIYANTO/"PRLM"

TARI Jaipongan merupakan salah satu kesenian yang ditampilkan pada malam pergelaran seni Sunda yang diselenggarakan Lingkung Seni Sunda (LSS) ITB bertajuk “Hate Kuring Nyaah Ka Seni Sunda” bertempat di Gedung Teater Tertutup Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House).*

BANDUNG,(PRLM).- Kecintaan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam Lingkung Seni Sunda ITB (LSS ITB) terhadap kesenian Sunda tidak perlu disangsikan lagi. Ini dibuktikan lewat pegelaran LSS ITB 2012 bertajuk “Hate Kuring Nyaah Ka Seni Sunda” sepanjang Sabtu (7/7) malam bertempat di Gedung Teater Tertutup Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House).

Seperti umumnya pergelaran tradisi Sunda, tepat pukul 19.00 WIB, “Hate Kuring Nyaah Ka Seni Sunda” dibuka dengan upacara bubuka berisikan tarian pembuka dengan nuansa kerajaan dengan rajanya yang ramah dan someah. Tarian Kandaga yang dibawakan para wanita cantik dengan gerakan gagah dan penuh wibawa yang merupakan pengembangan dari tari Renggarini kreasi tari Alm. Tjetje Somantri (1960).

Juga ditampilkan seni Kacapi Suling mengiringi Kawih Sunda yang disambung dengan kepiawaian memainkan alat musik kendang secara bersama-sama (Rampak Kendang). Rangkaian yang dipungkas dengan penampilan kesenian Longser, kegemulaian para penari membawakan tari Jaipongan menjadi suguhan menarik.

“Secara umum, budaya sunda, khususnya seni sunda saat ini kurang termediakan. Hal ini menyebabkan maksud dan tujuan dari seni sunda ini tidak tersampaikan pada publik. Padahal, jika kita perhatikan kembali, media penyampaiannya seni sunda tidak hanya sebatas harus terpublikasi di TV, radio, internet atau media cetak. Melainkan bisa disampaikan dalam bidang lain, seperti, dalam bidang pendidikan atau dalam proses paling sederhana, yaitu dalam keseharian kita sebagai orang sunda. Keseharian tersebut adalah dalam berkesenian sunda, dalam berbahasa sunda, ‘nyunda’ dalam sikap dan perilaku,” ujar Arinda Mentari Putri, selaku humas dan publikasi pada kegiatan pegelaran LSS ITB 2012 bertajuk “Hate Kuring Nyaah Ka Seni Sunda”. (A-87/A-147 (sumber ; http://www.pikiran-rakyat.com)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: